Home
History Contact Us FAQ
 
  PRIVATE COMMUNITY
Search Box
     
      |  English
Company Profile
Product & Services
Corporate Development
Success Story
Help & Support
   
     
   
 News Update
 

Modul dan Update Aplikasi Kepabeanan (14 Juni 2010)

Untuk pengiriman dokumen secara PDE (Pertukaran Data Elektronik), diperlukan software tambahan yang disebut sebagai Enabler, yang berfungsi sebagai modul untuk komunikasi data. Hubungi vendor Enabler terkait PDE Kepabeanan untuk informasi lebih lanjut.
» Detail..

 
   
 
   
  Community > Private Community
 

Private Community

Komunitas pengguna jasa EDI (Electronic Data Interchange) yang telah memanfaatkan transaksi kepabeanan dapat mengintegrasikan sistem EDI ke dalam sistem internal perusahaannya.

Manufacturing 

Respon Master merupakan fungsi tambahan untuk menyediakan report dari dokumen PIB dan PEB yang sudah terproses, untuk kemudian diteruskan ke proses Inhouse. Proses Inhouse ini nantinya akan menghasilkan final report untuk kebutuhan bagian Corporate Planning.
Komponen yang terlibat adalah aplikasi PIB(Pemberitahuan Import Barang) dan aplikasi PEB(Pemberitahuan Ekspor Barang). Terhadap masing – masing aplikasi sudah terdapat Interface untuk meload data dari inhouse ke dalam PIB atau PEB. Fungsi Respon Master ini nantinya akan menjadi tambahan terhadap fungsi yang sudah ada di masing – masing interface, tanpa merubah fungsi interface yang sudah ada.
Fungsi tambahan ini dibuat dalam rangka untuk mengeluarkan data – data yang terdapat di dalam database PIB dan PEB untuk membantu pengolahan data yang sudah ada, sehingga dapat dihasilkan informasi yang dibutuhkan dengan lengkap, dan valid. Fungsi ini dikembangkan oleh PT. EDI Indonesia.

Manfaat dan Fungsi :

•  Menghasilkan report respon PIB yang sudah terproses.
•  Menghasilkan report respon PEB yang sudah terproses.
•  Mendukung proses pengolahan final report untuk keperluan client.

Batasan Sistem Proses :

•  Menghasilkan output respon PIB yang sudah terproses dengan format data yang disepakati.
•  Menghasilkan output respon PEB yang sudah terproses dengan format data yang disepakati.
•  Menyimpan history dari file respon yang terbentuk
•  Mencatat semua proses pembentukan respon yang dilakukan
•  Mengirimkan secara otomatis file respon yang terbentuk ke inhouse dengan media FTP

Kebutuhan Perangkat Keras
Aplikasi ini membutuhkan perangkat keras berupa sebuah Personal Computer, dengan spesifikasi sebagai berikut:

•  Sebuah PC dengan Processor minimal setara dengan Pentium III dengan memory yang cukup untuk menjalankan sebuah Browser (minimal 64 MB).
•  Koneksi LAN yang terhubung dengan AS/400 Server
•  Koneksi LAN antara terminal Interface Respon PIB dengan terminal Interface Respon PEB

Kebutuhan Perangkat Lunak
Selain kebutuhan perangkat keras seperti diatas, untuk kebutuhan aplikasi perangkat lunak / software minimal memiliki spesifikasi sebagai berikut:

•  Operating System Microsoft ® Windows 98™ keatas (2000™ , XP™ ) , untuk klien yang menggunakan operating system Windows.
•  Microsoft Office 97 ke atas ( 2000,XP)
•  Modul Inhouse Bea Cukai (PIB 4.1.1 atau PEB 4.0)
•  FTP Client (default O/S)
•  File Sharing direktori PIB4.0 ke terminal Respon PEB.

Alur Proses

Proses Generate PIB Respon Master

Yaitu proses pembentukan suatu file laporan terhadap data – data PIB yang sudah mendapatkan respon. Laporan ini dibentuk per item Nomor HS, untuk kemudian ditampilkan data – data yang terkait. Dalam proses pembentukannya pengguna diminta untuk mengisikan data – data PIB yang dibutuhkan berdasarkan tanggal Aju PIB tertentu.

Saat ini sistem Pembayaran Pajak Impor SSPCP (Surat Setoran Penerimaan Cukai dan Pajak) pada kalangan perbankan masih menggunakan metode desentralisasi dimana hal ini menimbulkan beberapa kelemahan antara lain adalah :

- Kegiatan operasional internal dilakukan secara regional, data-data tersimpan di daerah/cabang, dimana masalah   yang timbul : 

•  Penyediaan fasilitas pembayaran impor, berarti investasi baru 
•  Data tersebar, sulit dimonitor/dikoordinasikan
•  Pengambilan keputusan sulit dilakukan

Dengan melihat beberapa kelemahan tersebut diatas, maka PT.EDI Indonesia menawarkan solusi sebagai berikut :Membangun Aplikasi Sistem pembayaran Impor SSPCP secara terpadu dengan menggunakan GATEWAY SSPCP yang berfungsi antara lain :
•  Sebagai central operasi seluruh aktifitas pembayaran impor ke seluruh KPBC.
•  Pelaporan Respon dan status pengiriman SSPCP dari KPBC bisa langsung diterima oleh cabang.

Latar Belakang

Mulai ter-onlinenya beberapa kantor pelayanan Bea dan Cukai, mengakibatkan meningkatnya pangsa pasar pembayaran pajak impor melalui perbankan. Hal ini mengingat peraturan pemerintah sebelumnya tidak mengatur kewajiban pembayaran pajak impor secara mandatory melalui perbankan.
Sebelum diterapkannya mandatory sistem oleh bank, statistik pembayaran pajak impor, 80% dilaksanakan di KPBC, baru selebihnya menjadi pasar perbankan.

Manfaat
Beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dari pengembangan sistem pembayaran Impor terpadu antara lain adalah :
•  Dapat meningkatkan kinerja perusahaan dalam menjalankan usahanya, hal ini disebabkan karena data-data yang tersimpan merupakan data yang terintegrasi sehingga dapat diambil keputusan dengan cepat dan tepat.
•  Menurunkan biaya operasional penggunaan kertas, karena penyimpanan dan laporan dapat dilakukan secara elektronic ( paperless )
•  Dapat meningkatkan pangsa pasar melalui ketersediaan pelayanan di seluruh jaringan bank yang terhubung dengan jaringan WAN.
 

 

Join Our milist


Contact :
Email :
Perusahaan :
   

Back
 
  Home | About us | Contact | F.A.Q Visitor | 36867
best viewed using IE
  Top