| |
|
|
| |
| English |
 |
|
|
|
 |
Company Profile |
|
|
|
 |
Product & Services |
|
|
|
 |
Corporate Development |
|
|
|
 |
Success Story |
|
|
|
 |
Help & Support |
|
|
|
| |
|
 |
| |
|
|
| |
|
 |
|
|
|
|
|
|
|
|
|
Help & Support > FAQ |
| |
|
|
Frequently Asked
Question
Apa yang dimaksud dengan sistem pertukaran data elektronik
(EDI) itu?
EDI atau singkatan dari Electronic Data Interchange sebenarnya adalah
sebuah metode pertukaran dokumen bisnis antar aplikasi komputer - antar
perusahaan/instansi secara elektronis dengan menggunakan format standar
yang telah disepakati, dimana antara dua pihak yang berhubungan yang memiliki
sistem dan aplikasi yang berbeda dihubungkan dengan teknologi EDI (Value
added Network).
Top
Mungkinkah kedua sistem yang berbeda sama sekali ini
dikomunikasikan ?
Jawabannya sangat mungkin sebab prinsip dari teknologi EDI sebenarnya
adalah menerjemahkan bahasa aplikasi dari sistim yang sama-sekali berbeda
menjadi bahasa yang terstandarisasi, sebagai contoh dalam hal ini UN/EDIFACT
yang merupakan singkatan dari United Nation Electronic Data Interchange
for Administration, Commerce and Transport, disini bisa dilihat bahwa
bahasa tersebut distandardisasi oleh PBB.
Top
Apakah pelaku bisnis harus merubah aplikasinya untuk
ber-EDI ?
Tidak!!, sebab pelaku bisnis tetap dapat menggunakan aplikasi dokumen
yang selama ini telah dipakai, tetapi nanti akan ditambah suatu interface
untuk merubah data dokumen aplikasi tersebut agar dapat ter-EDI.
Top
Apakah pelaku bisnis harus menambah/merubah infrastrukturnya
?
Jawabannya adalah tidak!!, sebab teknologi EDI ini adalah teknologi 'less
investment' dimana pelaku bisnis tidak perlu lagi membeli peralatan baru
sebagai infrastruktur untuk pertukaran dokumennya, dengan kata lain tetap
menggunakan peralatan yang telah tersedia.
Sebenarnya secara jujur dapat dilihat bahwa banyak teknologi informasi
yang selama ini bermunculan dengan dalih dapat 'mengefisiensikan' proses
bisnis. Adalah sangat tidak lucu apabila pada penerapan teknologi itu
sendiri 'tidak efisien'. Kita dapat melihat banyak perusahaan yang telah
menginvestasikan dana puluhan milyar untuk kegiatan proses teknologi informasi
bisnisnya menjadi tidak efisien, karena cepatnya perkembangan teknologi
informasi yang mengakibatkan dalam 3 tahun setelah investasi tersebut,
teknologi baru telah muncul, sehingga belum sempat investasi yang telah
dikeluarkan teraplikasi dengan baik, sudah harus mengikuti teknologi baru,
kalau harus terus mengikuti perkembangan tersebut tanpa adanya standarisasi
global, bisa di bayangkan bahwa sangat mungkin perusahaan tersebut akan
berubah menjadi perusahaan yang berorientasi ke sistim informasi, melenceng
dari tujuan perusahaannya.
Tujuan utama dari pemakaian teknologi EDI, sebenarnya adalah agar teknologi
ini dapat membantu para pelaku bisnis mengkomunikasikan dokumennya dengan
pihak lain lebih cepat, akurat dan lebih efisien karena sifatnya yang
dapat mengeliminir kesalahan yang diakibatkan proses re-entry dan dapat
mengurangi pemakaian kertas, komunikasi dan biaya-biaya lain yang timbul
pada metode konvensional sehingga diharapkan dapat menekan biaya-biaya
yang tidak diperlukan dan diharapkan dapat meningkatkan laba kepada pemakainya.
Apabila proses tersebut terpenuhi, otomatis proses bisnis internal perusahaan
tersebut akan menjadi lebih baik, terencana dan pada akhirnya hubungan
bisnis dengan pihak lain-pun akan dapat lebih baik juga
Top
Back
|
|
|
|
|
|